Surakarta, 30 April 2026 — SMP Negeri 15 Kota Surakarta menggelar kegiatan kokurikuler berupa lomba pengelolaan, penataan, dan perawatan taman kelas yang diikuti oleh seluruh siswa kelas IX. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (28/4) hingga Kamis (30/4) di lingkungan kelas masing-masing.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tema kokurikuler Karier, Literasi Digital, serta Pelestarian Budaya Lokal dan Lingkungan.
Selama kegiatan berlangsung, siswa secara berkelompok merancang, menata, dan merawat taman kelas dengan memanfaatkan berbagai jenis tanaman, seperti tanaman hias, tanaman obat keluarga (TOGA), hingga tanaman pangan. Menariknya, media tanam yang digunakan berasal dari barang bekas, seperti botol plastik, kaleng, hingga ban bekas, yang dikreasikan menjadi pot unik dan ramah lingkungan.
Tidak hanya berfokus pada keindahan, kegiatan ini juga menekankan nilai edukatif dan keberlanjutan. Setiap kelas didorong untuk memberikan label pada tanaman, mencantumkan manfaatnya, serta memastikan taman tetap terawat secara rutin. Selain itu, siswa juga melakukan dokumentasi kegiatan sebagai bagian dari penguatan literasi digital.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kepedulian lingkungan sekaligus melatih kreativitas dan kerja sama siswa. Taman kelas bukan hanya untuk lomba, tetapi diharapkan dapat dirawat secara berkelanjutan,” ujar salah satu guru pendamping.
Penilaian lomba meliputi berbagai aspek, antara lain keanekaragaman tanaman, kreativitas pemanfaatan barang bekas, keberlanjutan perawatan, nilai edukasi, serta keterlibatan aktif seluruh anggota kelas.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Mereka tidak hanya berkompetisi secara sehat, tetapi juga belajar secara langsung bagaimana menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, dan nyaman.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 15 Kota Surakarta berharap dapat terus menumbuhkan budaya peduli lingkungan serta memperkuat karakter siswa yang kreatif, kolaboratif, dan bertanggung jawab.